Dinas Kearsipan dan Perpustakaan

21 Oktober 2020   175 kali  
Peraih Juara Lomba Perpudes Tingkat Provinsi, Perpusdes “Sumber ilmu” Desa Labruk Kidul
Peraih Juara  Lomba Perpudes Tingkat Provinsi, Perpusdes “Sumber ilmu” Desa Labruk Kidul

 

Penyerahan hadiah lomba perpustakaan Desa/ Kelurahan Rabu 21 Oktober di Hotel Luminor Surabaya dalam rangkaian acara HUT Provinsi Jawa Timur ke 75 oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur dimana Perpustakaan Desa (Perpusdes) ‘Sumber Ilmu’ Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, berhasil meraih Juara 2. Perlu upaya dan kerja sama berbagai pihak (Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang selaku Pembina, Pemerintah Desa dan pengelola Perpustakaan desa) untuk mengembangkan perpustakaan desa hingga berhasil seperti saat ini

 

Pada awal berdirinya Perpusdes Labruk Kidul di tahun 2010 Kantor Perpustakaan dan Arsip memberikan stimulan 1 rak buku, 50 eksemplar buku, papan nama serta bimbingan teknis dan pendampingan. Perpusdes Sumber Ilmu pada awal berdiri berlokasi di Kantor Desa Labruk Kidul dan kemudian pindah menjadi satu lokasi dengan PAUD. Melihat antusias dan semangat ibu-ibu pengelola untuk memberikan layanan namun koleksi buku tidak memadai, Disarpus berusaha mengajukan bantuan buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015 dan mendapatkan 500 judul/1000 eksemplar buku dan 2 rak serta mengajukan 3 unit komputer ke Program perpuSeru-CFFI pada tahun 2017serta pengelola sudah mengikuti pelatihan strategi pengembangan perpustakaan dan TIK.

 

Dengan koleksi yang lumayan banyak namun lokasi perpusdes kurang representative dan sepi pengunjung, perpusdes dipindah ke Balai pertemuan warga di Dusun Belem hingga kini makin berkembang dan melakukan berbagai kegiatan pelibatan masyarakat diantaranya pelatihan komputer dan internet, membatik, pelatihan berbagai kerajinan, membuat aneka olahan makanan serta pudding belimbing wuluh.

 

Dari 205 Rumah Baca Desa/Kelurahan di Lumajang, “Sumber Ilmu” merupakan salah satu dari 66  RBD yang sudah meningkat statusnya menjadi Perpustakaan Desa dan memberikan layanan berbasis inklusi sosial (memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan Hak Azasi Manusia), dengan menerapkan strategi peningkatan layanan informasi melalui koleksi bahan pustaka, komputer dan internet, pelibatan masyarakat dan advokasi untuk keberlanjutan perpustakaan desa. 

 

Untuk mengikuti lomba Perputakaan Desa/ kelurahan ini, ada 9 instrumen yang harus dipenuhi diantaranya:

1. Kelembagaan (organisasi/ struktur)

2. Gedung / ruang perpustakaan

3. Perabot dan perlengkapan

4. Tenaga perpustakaan

5. Koleksi perpustakaan

6. Layanan perpustakaan

7. Anggaan perpustakaan

8. Kerjasama perpustakaan dan dukungan pemerintah

Promosi perpustakaan

 

Prestasi yang diraih ini diharapkan dapat memacu semangat teman-teman pengelola perpustakaan desa lainnya di Lumajang, dimana tahun lalu kita juga meraih juara harapan 1 pada lomba sejenis (Perpusdes “Kartini Desa Sukosari dan pada tahun 2014 hingga menjadi Juara I Tingkat Nasional (Perpusdes “Tunas Bangsa” Desa Pandanwangi.