lumajang, 25 Juni 2025 – Dinas Kearsipan dan perpustakaan menyelenggarakan acara sosialisasi program pemberdayaan perpustakaan bertemakan pengembangan minat baca peserta didik/warga belajar pendidikan kesetaraan paket B dan C . bertempat di ruang Auditorium perpustakaan mulamalurung Dinas kearsipan dan Perpustakaan kabupaten lumajang. . Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PKBM Kasih Ibu dari Yayasan Kasih Ibu Kecamatan Sukodono dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajng. Sedikitnya 50 warga belajar a yang berasal dari yayasan Kasih ibu kecamatan sukodono terlihat sangat antusias dan gembira mengikuti kegiatan edukasi, pengenalan perpustakaan dan literasi. Para siswa juga turut didampingi oleh para guru. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya literasi bagi individu dengan kebutuhan khusus, serta memberikan wawasan tentang perpustakaan untuk meningkatkan minat baca khususnya peserta didik/ warga belajar pendidikan kesetaraan paket B dan C.
Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang Bapak Indra Wibowo lekasan S. Sos, MM. yang dalam sambutannya sekligus membuka kegiatan ini menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi yang terjalin antara PKBM Ksih Ibu dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang. ” Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat atas kolaborasi antara PKBM Kasih Ibu dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang ” Ungkap Bapak Indra Wibowo Leksana, S. So.. MM.
Adapun pemateri pada kegiatan ini adalah terdiri dari Ketua yayasan Kasih Ibu dan pustakawan yakni :
*Yeni Dwi Susanti, S. Pd ( Ketua Yayasan Kasih Ibu Sukodono)
*Supiyati (Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan)
*Tutik endriyani, SH, S.I. Pust (Pustakawan)
Para nara sumber menyampaikan materi bidang perpustakaan, yang membahas berbagai strategi literasi yang efektif untuk masyarakat berkebutuhan khusus. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber, yang memberikan perspektif berharga tentang bagaimana cara mendukung perkembangan literasi bagi individu dengan kebutuhan khusus.
Tak hanya itu, acara ini juga mengajak para peserta untuk lebih mengenal dunia perpustakaan secara mendalam, dengan memanfaatkan berbagai fasilitas Layanan Perpustakaan yang ramah bagi pemustaka yang berkebutuhan khusus. Dalam suasana santai dan interaktif, para peserta dapat berbagi pengalaman dan ide terkait cara-cara untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dalam mendukung literasi dunia pemustaka yang berkebutuhan khusus.
Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung pemustaka berkebutuhan khusus agar dapat berkembang dengan optimal melalui literasi.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang merasa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menambah kesadaran masyarakat tentang dunia perpustakaan, terutama dalam bidang pendidikan dan literasi. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang pun berencana untuk mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang untuk terus mendukung gerakan inklusi sosial bagi semua kalangan.
Penulis Kristy