Lumajang, 15 desember 2025. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang terus mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi dan internet sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat di era digital. Perubahan kebutuhan pengguna mendorong instansi ini tidak hanya menyediakan koleksi buku cetak, tetapi juga menyediakan layanan digital yang mudah diakses oleh semua kalangan.
1. Perpustakaan Digital dan Pojok Baca Digital
Salah satu inovasi penting adalah Pojok Baca Digital (POCADI) yang ditempatkan di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Lumajang. Fasilitas ini menyediakan akses ke koleksi buku cetak dan e-book digital yang dapat dibaca langsung melalui perangkat yang tersedia atau diunduh menggunakan aplikasi seperti iPusnas. POCADI merupakan bagian dari perluasan layanan perpustakaan untuk menjangkau masyarakat di luar gedung perpustakaan utama sekaligus memanfaatkan teknologi internet untuk kemudahan akses informasi.
Selain itu, layanan ini dilengkapi dengan perangkat perangkat digital (seperti komputer dan tablet), serta konten audio dan video yang direkomendasikan untuk promosi literasi.
2. Akses Internet di Perpustakaan dan Sarana Digital Pendukung
Dalam menghadapi era informasi yang serba cepat, Dinas juga telah memperkuat infrastruktur akses internet pada layanan perpustakaan. Tersedia unit komputer yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk mengakses literasi digital termasuk bacaan e-book dan sumber daya digital lain. Hal ini membantu masyarakat untuk membaca dan melakukan riset kapan saja dengan dukungan koneksi internet yang tersedia di tempat.
Upaya tersebut merupakan respons terhadap tantangan digital saat ini dimana masyarakat tidak lagi hanya mencari informasi melalui buku fisik, tetapi juga membutuhkan akses informasi digital yang cepat dan fleksibel.
3. Integrasi Aplikasi Literasi Digital
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga mendukung penggunaan platform literasi digital seperti iPusnas, sebuah aplikasi yang menyediakan berbagai fitur akses e-book dan komunitas pembaca yang dapat diakses dari berbagai perangkat seperti smartphone, tablet, maupun komputer. Penggunaan aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk menjelajah koleksi digital dengan mudah, membuka peluang membaca secara yang lebih fleksibel dan tidak terbatas ruang perpustakaan fisik.
4. Perpustakaan Desa dan Internet
Transformasi layanan digital tidak hanya terbatas di pusat kota, tetapi juga merambah ke perpustakaan desa. Sebanyak puluhan perpustakaan desa telah dibantu untuk menyediakan komputer dan koneksi internet, yang digunakan untuk layanan informasi dan aktivitas pembelajaran lainnya. Hal ini menunjukkan dukungan teknologi informasi di tingkat desa yang dirancang untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan akses pengetahuan.
Peran Strategis Layanan Internet
Layanan internet dan digital di Perpustakaan Lumajang bukan sekadar fasilitas teknis, tetapi merupakan bagian dari strategi untuk:
Kesimpulan
Perkembangan layanan internet di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang menunjukkan adanya komitmen kuat untuk menyesuaikan layanan publik dengan kebutuhan era digital. Melalui perpustakaan digital, jaringan internet di fasilitas perpustakaan, serta penggunaan aplikasi literasi digital, masyarakat diberikan akses yang lebih luas dan mudah terhadap sumber informasi yang valid dan terpercaya. Ini bukan hanya meningkatkan akses buku dan literatur, tetapi juga membentuk budaya belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
*Kris*