Penulis: Shandy/ MMD UB - Redaktur: Tutik/ Disarpus
Kraton, Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti Balai Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. 13 angggota MMD UB 2025 hadir dalam agenda bertajuk “Pemaparan Program Kerja dan Penataan Ulang Perpustakaan”, sebagai langkah awal revitalisasi budaya literasi desa melalui program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 52 yang didampingi Dosen PDL (Pendamping Lapangan), Saparila Worokinasih, S.Sos, M.Si., Ph.D.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Ketua Perpustakaan Desa/ Ketua TP PKK Desa dan pengelola perpustakaan Desa Kraton. Pemaparan MMD UB dengan sembilan program literasi yang menekankan pada dua program utama berkaitan dengan perpustakaan yaitu, “BINTANG” (Bina Literasi Anak dengan Tantangan dan Bermain) dan Library Check-Up.
“Kami sangat menyambut baik upaya adik-adik mahasiswa. Selama ini perpustakaan memang kurang maksimal berkegiatan. Harapan kami, program ini bisa membuat anak-anak lebih semangat datang ke perpustakaan dan ada kolaborasi kegiatan dengan program kerja PKK tahun ini yaitu sosialisasi galakkan membaca 30 menit, ujar Lia selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kraton.
Shandy Ade Pranata, selaku Koordinator Desa MMD UB kelompok 52, menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan desa. “Kami hadir menyalurkan kemampuan yang ada untuk memberikan dampak pada peningkatan literasi anak-anak desa, dengan menjadikan perpustakaan sebagai ruang hidup yang membudidayakan kemampuan berpikir kritis, mengekpresikan diri, dan memahami dunia melalui program-program yang kami rencanakan,” jelasnya.
KKN Tematik Literasi ini diantaranya bertujuan untuk penguatan budaya baca dan peningkatan kecakapan literasi masyarakat dengan pemanfaatan BBB (Bahan Bacaan Bermutu) hibah dari Perpustakaan Nasional R.I. pada perpustakaan desa, salah satunya di Perpustakaan Desa Kraton ini